Number One for Me


Setiap wanita pasti pernah bermimpi menjadi seorang ibu...

Ya, karena pada dasar fitrahnya wanita diciptakan untuk melengkapi dan mendampingi laki laki sehingga dapat melestarikan keturunannya.

Ibuuu
Ibuuu
Ibuuu....

Siapakah ibu ? 
Ibu adalah seorang yang karena rahimnya, kita bisa terlahir didunia ini. Lewat ibulah kita dapat merasakan nikmatnya hidup, nikmatnya bernafas, dan nikmatnya beribadah.

Untuk seorang wanita, menjadi seorang ibu adalah hal terindah dalam hidupnya. Ya gimana nggak coba, menjadi seorang ibu serasa sempurnalah ia sebagai wanita. Bagaimana bahagianya, terharu, menakjubkan dan segala perasaan yang nggak bisa digambarkan dan di ekspresikan, yang jelas so blessed banget lah ya :)) 
Bagaimana seorang ibu mengandung anaknya selama 9 bulan dibawa kemana mana, apalagi kalo udah hamil tua mah berat banget berasa pengen ditaroh dulu lah ya kalo capek. Belom mual, muntah dan segala sindromnya ketika hamil, belom lagi susah tidur dengan segala posisi nggak pewe, ditambah lagi segala nutrisi yang masuk ke tubuh harus yang paling baik karena bakal buat debaynya. Itu 9 bulan cuuy, merasakan hal kek gitu. 9 bulan tuh nggak cepet loh ya. Udah gitu mah ya, terus ngelahirin. Gimana rasanya ngelahirin anak segede berkilo kilo dari dalam perut akhirnya bisa keluar, itu nggak mudah meen. Eits belom selesai, ihu juga harus menyusui selama 2 tahun meeeen, 2 tahun!! Apa yang ibu makan, ibu lakuin akan turun kepada anaknya.

Nah, disini bagaimana pentingnya seorang wanita itu mempersiapkan diri menjadi seorang ibu. Menjadi seorang ibu itu nggak bisa dipersiapkan sebulan sebelum anak lahir, atau seulan sebelum hamil atau bahkan setaun sebelum menikah. Harusnya, mempersiapkan diri menjadi seorang ibu itu jauh jauh hari sebelum itu, dimulai dari masa gadis, atau masa baligh. Dimulai dari sejak gadis, harusnya sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunyaaa, apalagi masalah kesehatan tubuh dan psikis. Bagaimana kita menjaga pola makan kita, menjaga asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh, bagaimana kita berolahraga untuk melatih kekuatan tubuh kita, bagaimana memanajemen psikis kita, menyiapkan mental, mengelola emosi dan segala persiapan yang lainnya. Itu semua nggak bisa dipersiapkan hanya setaun dua taun lo girls, ingat yaa hehe

Dan akhirnya aku tersadar, bagaimana ummi berjuang menjadi seorang ibu untukku. Bagaimana ummi mengandungkuu, melahirkanku, menyusuiku, merawatku, mendidikku, menyayangiku, mencintaiku dengan seluruh jiwa raganya hingga aku bisa sampe segede ini. Bagaimana rasanya ummi melihatku beranjak dewasa macem ini :'(
Oleh karena itu, kenapa berbakti kepada ibu disebutkan sebanyak 3 kali sebelum akhirnya ayah karena ibu mengalami 3 kesulitan yang tidak ayah rasakan, yaitu mengandung, melahirkan dan menyusui :') 
Betapa mulia nya seorang ibu itu..

Bagaimana perasaan ummi ketika melihat anaknya sakit, anaknya terluka pasti jauh lebih sakit ketimbang kita yang merasakan sakitnya. Aku inget banget ketika dulu kakakku divonis sakit ginjal bocor diusianya yang ketika itu masih sangat muda, ya muda 25 tahun ummi pernah berkata "Aku dulu ngapain ya kok mbak bisa sakit kayak gitu. Coba kalo sakitnya bisa dipindah ke ummi aja, mending ummi yang sakit ketimbang mbak yang sakit". Allahu akbar, bagaimana perasaan ummi ketika itu :'(

Bagaimana ummi selalu menomor satukan anaknya ketimbang dirinya sendiri :'(

Ummi, diusiamu yang semakin senja ini, disisa umurmu sekarang ini dan disisa umurku (karna kita nggak tau siapa yang akan meninggalkan dulu) akan ku persembahkan untukmu. Ummi sehat sehat yaa, nggak usah mikirin mbak banyak banyak, yang perlu dipikirin cuma aku soalnya anaknya ummi yang sesungguhnya tinggal aku aja wkwk (astaghfirullah). Ummi jangan sakit sakit lagi ya, makannya yang teratur, jangan males ke dokter, kalo sakit bilang aja ke kita, jangan suka dipendem sendiri, masak sama anak sendiri nggak mau ngerepotin padahal mah ya kita yang selalu ngerepotin ummi. Ntar aku bilang sama bapak buat selalu jagain ummi ya! Biar bapak yang ngerjain segala sesuatu dirumah, atau biar mbak yang bantu bantu ummi. Ummi jangan pusing pusing pokoknya yaa, nanti vertigonya kumat lagi :( Fatih udah besar kok, udah bisa ngapa ngapain sendiri, mi,

Dan semua pengorbanan ummi insyaAllah akan diganti sama SyurgaNya Allah ya, mi. Semoga kita dipertemukan dirumah kita di Syurga nanti, menjadi keluarga Syurgawi. Amiiin :))

"Ya Allah jadikanlah kami keturunan yang selalu mencintai dan dicintai olehMu" 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mantan (?)

Sejuta Ekspresi