Sejuta Ekspresi
Memahami lewat Ekspresi
Hmm. Apa ya?
Kalo kata KBBI, ekspresi itu adalah
pengungkapan atau proses menyatakan (memperlihatkan atau menyatakan
maksud, gagasan, perasaan, dan sebagainya). Ya bisa dibilang cara mengungkapkan
segala hal melalui wajah kita. Ekspresi ini merupakan cara komunikasi juga
tentunya.
Bagi orang orang ekstrovert seperti saya,
ekspresi ini sangat mudah terlihat. Mereka akan sangat mudah untuk menuangkan
dan mengungkapkan perasaan dan maksudnya melewati wajah mereka. Perubahan
ekspresi itu akan sangat mudah untuk diketahui sehingga terkadang memudahkan
orang lain untuk menangkapnya atau mengertinya. Namun, berbeda hal nya dengan
golongan orang introvert. Mereka tidak mudah untuk berekspresi, maka akan cukup
sulit bagi orang lain untuk mengerti maksud dan perasaannya tanpa mereka
ungkapkan dengan ucapan.
Ekspresi perasaan, bagi para perempuan
perempuan biasanya ekspresi ini yang selalu diperlihatkan. Ya namanya juga
perempuan, penuh dengan perasaan (katanya sih gitu tapi aku masih berpikiran
bahwa laki laki pun sangat berperasaan). Yang sangat bisa kita lihat adalah
ekspresi perasaan memang. Ekspresi ketika senang, sedih, kecewa, marah,
bahagia, berbunga bunga, sakit dan perasaan lainnya itu akan berbeda beda.
Walaupun ekspresi setiap orang pun berbeda juga, tapi garis besar penggambaran
ekspresi nya akan mirip. Ketika senang seperti apa, sedih seperti apa, marah
seperti apa dan yang lain nya, dengan begitu kita akan lebih mudah untuk
memahami orang lain.
Tapi tau ga? Terkadang ekspresi itu muncul nggak dari hati. Hah maksudnya? Ya
ekspresi yang muncul atau diungkapkan itu adalah tipuan. Hayolo tipuan.
Maksudnya, ekspresinya tidak menggambarkan suasana hati atau dirinya. Jadi
ekspresi itu untuk menutupi perasaan dia yg sesungguhnya. Kayak gini nih ada,
bener deh ada. Jadi seseorang bisa menyembunyikan perasaan dia yang sesungguhnya
dengan perasaan lain. Contohnya nih ya yang umum banget nih pada perempuan. Aku
ngasih contoh dari segi perempuan karena aku seorang perempuan. Biasanya kaum
hawa ini nih sebenernya rapuh ya, cengeng, atau sensitif banget. Nah mereka ini
mudah sekali sedih, tapi ada tuh perempuan yang hebat, sok hebat lebih tepatnya
hehe. Dia nih ga pernah nunjukkin kalau dia sedih, atau kecewa bahkan ga pernah
nangis loh. Tapi, dia akan mengeluarkan itu ditempat yang tepat, cuma dihadapan
Allah aja. Biar cuma Allah yang tau, karna menurutnya, dunia pun tak perlu tau
kesedihan dia. Dan dengan itu dia bisa selalu tersenyum setiap saat dimana
saja, serasa dia tidak pernah mengalami kesedihan. Nah gini nih well, bukan
mengumbar perasaan ke dunia biar seluruh dunia tau.
Nah kayak gitu tuh baik banget dilakuin, tapi kalo emang ga bisa
ya carilah orang yang bisa buat kita nyaman cerita. Karna ada juga orang yang
dia ga bisa mendem sendiri atau hanya cerita ke Allah aja. Butuh orang lain
untuk ngungkapin, karna bisa jadi itu akan menjadikan dia merasa terbebani
atau tertekan terus bikin dia stress, atau bahkan depresi sendiri. Nah makanya
seseorang itu perlu temen, entah sekedar cerita atau bahkan temen hidup. Dan
katanya sih yaaa, "makanya kenapa perempuan itu butuh laki laki,
butuh suami itu seenggaknya dia bisa buat tempat nangis" wkwk.
Inget ya, butuh laki laki disini untuk jadi suami, jadi cerita dan lalala nya
ke dia itu setelah jadi suami bukan sebelum lo ya hehe. Dan yang harus selalu
diinget inget itu, tidak ada pertemanan yang murni antara laki laki dan
perempuan, so berhati hatilah. Kalo emang belom punya suami ya udah, ungkapin
lah itu ekspresi jiwa kita ke ibu kita, ayah kita, kakak kita, adek, atau temen
temen perempuan kita aja. Jangan sampai kita mendahului waktu yang udah
Allah tetapkan lah yaa :D
"Ungkapkan sejuta ekspresimu kepada orang yang berhak atas eskpresimu itu,
jangan sampai salah tempat atau malah ke banyak tempat"

Komentar
Posting Komentar