Metamorfosa Diri #2
Semenjak ku mengenalmuuu...
mengenal kalian lebih tepatnya
Begitu besarnya kasih sayang Allah kepada setiap hambaNya yang akhirnya membuatku untuk mengenal kalian.
Ada kalian membuat aku menjadi harus berjuang untuk selalu lebih kuat dengan segala pikiran dan perasaan.
Ada kalian yang membuat aku menjadi berfikir siapa aku
Ada juga kalian yang membuat aku selalu merasa kecil dan hina
Ada lagi kalian yang membuat aku selalu termotivasi menjadi baik
Karena Allah tidak akan mempertemukan seseorang dengan yang lainnya tanpa alasan dan hikmah
Bagaimana skenario Allah itu sangat indah
Pernah aku harus tertatih tatih untuk melanjutkan hidup karena pernah juga semnagat untuk hidup itu hilang
Tapi pernah juga Allah memberi kesempatan aku untuk mengenal orang yang membuatku untuk bangkit lagi
Tapi sebenernya kuncinya cuma satu sih ya, IMAN
Bagaimana keimana kita sama Allah
Hal terindah di dunia ini adalah iman yang kita miliki
Lah kalo nggak punya iman? mungkin aku sudah nggak ada lagi didunia ini
loh kok gitu? iya soalnya udah bunuh diri
Terkadang masa lalu itu selalu menghantui, pasti selalu nggak mungkin hilang kecuali kita amnesia
Bahkan terkadang masa lalu membawa trauma yang mendalam, weseleh dalem lo lem
Susah pasti buat menghilangkan semua itu susah juga buat kita bangkit sebenernya, Pasti akan terjadi gejolak yang sangat besar dalam diri.
Tapi bagaimana cara kita untuk melawan itu semua. Terkadang musuh terbesar kita adalah diri sendiri kita. Kita yang masih banyak terbelenggu oleh berbagai macam tetekbengek tapi sebenernya hati nurani nggak mau gitu.
Nah
Terus gimana?
Ya lawan dong!
Kita nggak akan bisa ngelawan kalo kita nggak punya iman. Terus juga jangan pernah kita meratapi apa yang telah terjadi soalnya masa lalu nggak akan pernah bisa dirubah, terus buat apa diratapi? Yang ada kita cuma wasting time doang.
Boleh menyesali masa lalu untuk mengambil hikmahnya dan introspeksi diri biar diri kita kedepan akan lebih baik lagi.
Seperti syarat taubat, yaitu menyesal. Tapi bukan sekedar menyesali terus yaudah, tapi menyesali dan memohon ampun kepada Allah dan tidak mengulanginya lagi.
Dan yang jelas jangan pernah menyalahkan takdir Allah.
Nikmati aja prosesnya, terus kita tetep ikhtiar untuk jadi lebih baik lagi.
mengenal kalian lebih tepatnya
Begitu besarnya kasih sayang Allah kepada setiap hambaNya yang akhirnya membuatku untuk mengenal kalian.
Ada kalian membuat aku menjadi harus berjuang untuk selalu lebih kuat dengan segala pikiran dan perasaan.
Ada kalian yang membuat aku menjadi berfikir siapa aku
Ada juga kalian yang membuat aku selalu merasa kecil dan hina
Ada lagi kalian yang membuat aku selalu termotivasi menjadi baik
Karena Allah tidak akan mempertemukan seseorang dengan yang lainnya tanpa alasan dan hikmah
Bagaimana skenario Allah itu sangat indah
Pernah aku harus tertatih tatih untuk melanjutkan hidup karena pernah juga semnagat untuk hidup itu hilang
Tapi pernah juga Allah memberi kesempatan aku untuk mengenal orang yang membuatku untuk bangkit lagi
Tapi sebenernya kuncinya cuma satu sih ya, IMAN
Bagaimana keimana kita sama Allah
Hal terindah di dunia ini adalah iman yang kita miliki
Lah kalo nggak punya iman? mungkin aku sudah nggak ada lagi didunia ini
loh kok gitu? iya soalnya udah bunuh diri
Terkadang masa lalu itu selalu menghantui, pasti selalu nggak mungkin hilang kecuali kita amnesia
Bahkan terkadang masa lalu membawa trauma yang mendalam, weseleh dalem lo lem
Susah pasti buat menghilangkan semua itu susah juga buat kita bangkit sebenernya, Pasti akan terjadi gejolak yang sangat besar dalam diri.
Tapi bagaimana cara kita untuk melawan itu semua. Terkadang musuh terbesar kita adalah diri sendiri kita. Kita yang masih banyak terbelenggu oleh berbagai macam tetekbengek tapi sebenernya hati nurani nggak mau gitu.
Nah
Terus gimana?
Ya lawan dong!
Kita nggak akan bisa ngelawan kalo kita nggak punya iman. Terus juga jangan pernah kita meratapi apa yang telah terjadi soalnya masa lalu nggak akan pernah bisa dirubah, terus buat apa diratapi? Yang ada kita cuma wasting time doang.
Boleh menyesali masa lalu untuk mengambil hikmahnya dan introspeksi diri biar diri kita kedepan akan lebih baik lagi.
Seperti syarat taubat, yaitu menyesal. Tapi bukan sekedar menyesali terus yaudah, tapi menyesali dan memohon ampun kepada Allah dan tidak mengulanginya lagi.
Dan yang jelas jangan pernah menyalahkan takdir Allah.
Nikmati aja prosesnya, terus kita tetep ikhtiar untuk jadi lebih baik lagi.
"Bukan kita yang memilih takdir
Takdirlah yang memilih kita
Bagaimanapun, takdir bagaikan angin bagi seorang pemanah
Kita selalu harus mencoba untuk membidik dan melesatkannya
Disaat yang paling tepat"
-Salahudin Al Ayyubi-
Terimakasih kalian sudah include dalam takdir Fatih, sudah membuat aku selalu termotivasi untuk lebih kuat dan lebih baik,
terimakasih Allah :)
Komentar
Posting Komentar